Ayo Berlatih Karate di Dojo Saibun! Gembleng Mental Juara Sejak Dini

Geliat perkembangan olahraga karate di Sulawesi Tenggara terus menunjukkan aura positif. Sejimlah perguruan terus berupaya menumbuhkan semangat prestasi para atlet muda.

Salah satunya, perguruan karate Dojo Saibun di Kota Kendari. Dojo ini menjadi tempat pelatihan pembinaan teknik, fisik serta mental karateka muda di Sultra yang dirintis oleh sejumlah mantan atlet dan atlet yang sudah menjajal kemampuan di level nasional hingga internasional.

Sudah berdiri sejak Juli atau sekitar empat bulan pada 2025, dojo sudah berhasil meraih antusias generasi muda belajar dan berlatih katate hingga mencapai 100 orang.

‎Ketua Dojo Saibun Amril Sabara menegaskan, pihaknya berkomitmen membentuk karakter juara karateka dan fisik para anggota melalui latihan intensif. Upaya ini mereka wujudkan dalam program latihan setiap hari.

Opini: Pendidikan, Demokrasi dan Kesejahteraan

‎“Daripada anak-anak menghabiskan waktu bermain handphone tanpa pencapaian target yang jelas untuk masa depan, lebih baik kita arahkan ke olahraga agar tetap sehat dan bugar, salah satunya olahraga karate,” ujarnya.

Pada prinsipnya, Amril memaparkan, pihaknya membuka dojo untuk semua kalangan usia, tak memilih anak-anak atau dewasa. Mereka yang berkomitmen menjadi atlet atau sekedar belajar mendalami skill karate, semua bisa bergabung

“Karate bukan hanya soal beladiri, tendang pukul banting dan menang. Jauh lebih dalam, ia membentuk mental, kedisiplinan, percaya diri serta peluang karir,” ujarnya.

Namun, untuk tujuan karir, Amril menyarankan agar pelatihan disiplin melalui latihan karate dimulai sejak usia dini. Sebab, ia akan lebih tertanam dan menjadi pondasi yang lebih kuat ketika diajarkan sejak seseorang masih usia dini.

Jaelani dan Mahasiswa UHO Tanam Mangrove di Konawe

Dojo Bakal Buka Cabang

‎Melihat antusias peserta pelatihan, pihak Dojo Saibun bakal memperluas jaringan hingga ke berbagai kabupaten di Sultra.

‎“Saat ini baru ada di Kota Kendari. Insyaallah ke depan kami akan membuka cabang di daerah lain,” ujar Amril optimistis.

‎Meski baru berkembang, Dojo Saibun punya rekam jejak membanggakan. Empat orang putra Para atlet karateka binaan yang pernah ikut kejuaraan Asia pada 2023 di Malaysia berhasil membawa pulang tiga medali perak dan satu perunggu, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas pembinaan mereka.

‎Dojo ini menargetkan pengiriman atlet ke berbagai event, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional.

‎Ditempat yang sama, Salah satu orang tua murid, Jumhari Baco, mengungkapkan rasa puasnya terhadap pola latihan di Dojo Saibun.

‎“Pelatih disiplin namun tetap perhatian. Anak kami merasa nyaman dan bersemangat setiap kali berlatih. Kami melihat perkembangan besar dalam kepercayaan diri dan kedisiplinannya,” ujarnya.

‎Ia menilai keputusan memasukkan anaknya ke Dojo Saibun merupakan langkah tepat, karena para sensei tidak hanya mengajarkan teknik karate tetapi juga nilai-nilai penting seperti disiplin, rasa hormat, dan tanggung jawab.

‎“Lingkungannya aman dan suportif. Setelah beberapa bulan, anak kami jauh lebih percaya diri, fokus belajar, dan semakin aktif,” tambahnya.

‎Langkah pihak dojoz mendapat sambutan positif dari orang tua didik. Apresiasi mereka ditunjukkan dengan ucapan terimakasih kepada jajaran pengurus dan pelatih yang sudah ikut mendidik putra-putri mereka selama masa pelatihan.