Media Gathering 2025, OJK Sultra Ajak Jurnalis Jalan-Jalan Sambil Belajar Ilmu Baru

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mengajak 14 orang jurnalis di Sulawesi Tenggara, ikut serta dalam Media Gathering 2025 OJK di Jakarta. Kegiatan berlangsung sejak tanggal 28 November hingga 1 Desember 2025.

Pada kesempatan ini, jurnalis mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan di beberapa lokasi di ibukota yang berlangsung selama 4 hari. Diantaranya, Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI, ndonesia Stock Exchange (IDX) di Jakarta Pusat, Kantor Indonesia Anti Scam Center (IASC), lokasi wisata alam Bogor, wisata PIK Jakarta hingga Markas Danantara Indonesia di Jakarta Selatan.

Selama kegiatan berlangsung, jurnalis asal Sulawesi Tenggara, terlihat mengikuti kegiatan hingga selesai. Selain melepas penat dari pekerjaan sehari-hari, para jurnalis juga diajak memahami literasi keuangan serta produk jasa keuangan. Jurnalis juga diajak bagaimana OJK bekerjasama dengan sejumlah lembaga memastikan keamanan aset nasabah dalam bertransaksi saat menggunakan berbagai produk keuangan di Indonesia.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha menyatakan, OJK Sultra menggelar media Gathering bagi jurnalis agar menjaia ajang silaturrahmi dan menambah pengalaman baru di dunia keuangan.

Kata Bismi, Sulawesi Tenggara memiliki potensi yang besar dalam berbagai sektor perekonomian di Indonesia. Sehingga, memerlukan sumber daya manusia yang cerdas dalam melihat potensi ini untuk ikut memaksimalkan pemanfaatan potensi daerah.

Sempat Diabaikan, Lansia Pingsan Saat Karnaval HUT RI di Kendari Dievakuasi Sekuriti OJK ke RS

“Dengan media Gathering ini, kami berharap insan media bisa memperoleh pemahaman baru mengenai literasi keuangan, produk jasa keuangan dan peran OJK dalam mengawasi serta berkoordinasi dengan mereka untuk Indonesia yang lebih baik kedepannya,” ujar Bismi Maulana Nugraha.

Diketahui, selama proses media Gathering, jurnalis diajak memahami perkembangan terkini pasar saham Indonesia. Peserta media gathering diajak mengamati proses operasional pasar modal sejak sebelum internet ditemukan hingga operasi jual beli saham di era digital.

Setelah memberikan presentasi mengenai perkembangan dan update pasar modal Indonesia, pihak BEI mengajak jurnalis berdiskusi melalui sesi tanya jawab. Pada sesi ini, jurnalis mendapatkan sejumlajh pengetahuan mengenai operasional BEI dan perkembangan secara umum di Indonesia.

Selanjutnya, OJK mengajak jurnalis ke kantor Indonesia Anti Scam Center. Disini, pihak IASC mempresentasikan secara garis besar praktik scam (penipuan) di sektor produk jasa keuangan yang memanfaatkan teknologi. Pihak IASC juga berbagi tips jitu agar masyarakat terhindar dari penipuan saat bertransaksi.

 

Sempat Diabaikan, Lansia Pingsan Saat Karnaval HUT RI di Kendari Dievakuasi Sekuriti OJK ke RS