Rakor Kepsek se-Sultra, Kadis Dikbud Sultra Apresiasi Revitalisasi Sekolah di Kolaka Utara

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara menginisiasi rakor Kepsek se Sultra, Rabu (11/2/2026). Hal ini berkaitan dengan langkah Pemprov menyikapi dinamika pendidikan yang terjadi di Sulawesi Tenggara.

Dalam rapat koordinasi hadir koordinator 8 Kantor Cabang Dinas (KCD), Kepala SMAN, SMK, SLB dan swasta se Sultra yang terpusat di Aula Dikbud Sultra. Sejumlah kepsek yang ada di sekitar Dikbud Sultra hadir langsung di aula.

Kadis Dikbud Sultra Prof Dr Aris Badara SPd MHum menyatakan rakor ini merupakan langkah Dikbud Sultra menyikapi dinamika perkembangan dunia pendidikan Sulawesi Tenggara.

Salah satu poin yang dibahas yakni pemanfaatan anggaran revitalisasi sekolah di wilayah Sulawesi Tenggara 2026. Aris mengapresiasi atensi pihak sekolah terhadap program revitalisasi pembangunan sekolah baik fisik dan non fisik.

Aris mengevaluasi, sejumlah wilayah pelosok seperti Wakatobi dan Kolaka Utara, kebagian anggaran revitalisasi infrastruktur.

Opini: Pendidikan, Demokrasi dan Kesejahteraan

“Misal revitalisasi sekolah di SMA 1 Ngapa dan SMA 1 Pakue Utara Kolaka Utara serta SMAN 1 Tolala, sampai hari ini sudah berusaha dimanfaatkan secara baik,” kata Aris.

Aris menyatakan, laporan ini diterimanya dari kepala sekolah secara langsung. Dia juga mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah memanfaatkan anggaran yang sudah dipergunakan meskipun baru berupa bangunan.

“Kami mendapat laporan, sekolah berupaya beroperasi meskipun di tengah efisiensi, keterbatasan,” ujar Aris Badara.

Kata dia, meskipun baru bangunan yang berdiri, sekolah yang sudah dibangun mendapatkan bantuan termasuk dari warga dan lembaga di sekitar.

“Sekolah disana, mendapat bantuan seperti pinjaman kursi dari kepolisian, termasuk dari SMP di sekitar juga memberikan bantuan mobiler,” ungkap Aris Badara.

Jaelani dan Mahasiswa UHO Tanam Mangrove di Konawe

Dia mengatakan, dengan keterbatasan anggaran, tahun 2026 pihaknya belum bisa maksimal. Namun ia mengatakan, pihak Dikbud akan terus memantau perkembangan setiap sekolah.