Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mulai menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI). Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan program kewirausahaan bagi mahasiswa dan lulusan kampus tersebut.
Rektor Unsultra Prof Dr Eng Jamhir Safani, SSi MSi bersama Ketua Yayasan Unsultra Dr Oheo Kaimuddin Haris, bertemu langsung dengan Direktur Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Produktif Kementerian PPMI di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Prof Jamhir Safani menyatakan, sinergi ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam penguatan kewirausahaan berbasis inovasi dan kebutuhan industri,” ujar Jamhir.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk merancang program konkret yang mencakup:
*Pelatihan kewirausahaan ntensif bagi mahasiswa.
*Inkubasi bisnis untuk mematangkan ide usaha kreatif.
*Pendampingan khusus bagi alumni dalam menciptakan lapangan kerja mandiri.
Ketua Yayasan Unsultra, Dr. Oheo Kaimuddin Haris, menambahkan bahwa dukungan lintas sektor sangat krusial untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif. Melalui kolaborasi ini, Unsultra berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan yang produktif.


