Sebuah video viral beredar, seorang bocah ditemukan tewas terseret arus di Kendari, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras di Kendari.
Setelah dikonfirmasi, Bocah yang diketahui menggunakan kaos berwarna biru, ditemukan dalam kondisi mengapung di Teluk Kendari di Jalan H Alala, di Kantor Kecamatan Kendari Barat.
Diketahui, ada aliran kali yang mengalir di sisi kantor camat, bermuara di Teluk Kendari. Aliran ini, terhubung dengan perumahan warga. Beberapa kompleks, berdiri di sepanjang aliran kali, saling terhubung hingga ke perbukitan di wilayah Tahura Kendari.
Saat wartawan menghubungi Iwan, warga sekitar TKP yang menemukan bocah tersebut, terungkap, korban ditemukan mengapung di sekitar kali.
Iwan mengatakan, ia melihat bocah tersebut terapung dalam kondisi tengkurap dan sudah tak bergerak. Ia lalu berteriak memanggil warga lainya, lalu bersama sama menghampiri dan menarik tubuh si bocah.
“Kondisi tubuhnya lebam, ada memar memar, mungkin terseret arus yang berada jauh diatas lokasi kali ini,” ujar Iwan.
Ia menduga, korban terseret arus air deras dan keruh di aliran kali. Kondisi ini disebabkan hujan deras yang mengguyur kota Kendari selama beberapa hari terakhir.
Hingga sekitar 20 menit ditemukan, bocah tersebut masih diletakkan di sekitar lokasi oleh warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Kota Kendari belum memberikan informasi. Wartawan juga masih berupaya menghubungi sejumlah pihak terkait.
Diketahui, hujan deras melanda Kota Kendari sejak seminggu lebih. Sejumlah lokasi sudah terendam banjir. Namun, hingga saat ini pemerintah Kota Kendari belum merilis secara terbuka peta sebaran banjir dan wilayah rawan banjir. Kondisi ini menyebabkan warga khawatir dan tidak mendapatkan informasi update soal bahaya banjir yang bisa datang kapan saja.


