PT Tiran Indonesia Grup wilayah Sulawesi Tenggara, menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Sulawesi Tenggara, Rabu (21/1/2026). Kerjasama ini, meliputi sejumlah aspek pelayanan kesehatan bagi seluruh karyawan di lingkup PT Tiran Sulawesi Tenggara.
Langkah ini diambil perusahaan sebagian usaha memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi sekitar 2.500 karyawan yang tersebar di Konawe Utara, Konawe Selatan dan Bombana.
Direktur Utama PT Tiran Grup Indonesia Rahman Arif mengatakan, ada beberapa jenis kerjasama pelayanan kesehatan yang disepakati.
Diantara pelayanan kesehatan itu yakni:
1. Unit gawat darurat (IGD)
2. Medical check up (MCU)!rutin dan situasional
3. Rawat inap pasien
4. Rawat jalan serta pelayanan cepat dan tepat.
“perusahaan memiliki alasan kuat, kondisi kesehatan sangat penting posisinya bagi sebuah perusahaan selevel PT Tiran Indonesia Grup,” ujar Rahman Arif, saat diwawancarai.
Pertama, hal ini menyangkut produktivitas karyawan, sebagai perusahaan yang memiliki 4 cabang usaha besar di Sulawesi dan dua diantaranya berada di wilayah Sultra, maka keberhasilan perusahaan bergantung kinerja karyawan,” ujar Rahman Arif.
Selanjutnya, kata Rahman, komitmen perusahaan memberikan pelayanan kesehatan bagi pekerja juga diatur dalam undang-undang sebagai sebuah kewajiban.
“Lebih daripada itu, setiap karyawan memiliki keluarga yang menunggu mereka di rumah, tiap hari video call tiap hari menelepon, jadi ketika mereka kembali ke rumah memang harus bisa benar benar fit agar bisa lanjut kerja besok hari,” ujar Rahman Arif
Rahman Arif memaparkan, PT Tiran Indonesia Grup punya 4 usaha besar di Sulawesi Selaotan dan Tenggara. Untuk wilayah Sulta Tiran mining memiliki sekitar 2000 karyawan. Sedangkan PT Tiran Sulawesi di Bombana dan Konsel sekitar 500 orang karyawan.
“Bagi kami, rumah sakit Bhayangkara merupakan aset penting pemerintah, seperti lagu sedia payung sebelum hujan, kita mesti menyiapkan kesehatan sebagai aset penting bagi karyawan,” ujar Rahman Arif.
Dia mengatakan, seorang pekerja harus benar benar fit saat bekerja. Sehingga, tugas tersebut memerlukan kondisi kesehatan yang prima.
Kata dia, pelayanan kesehatan yang akan didapatkan karyawan berupa pelayanan rawat inap, pelayanan pemeriksaan kesehatan rutin, standar kegawatdaruratan, pelayanan cepat dan tepat, pelayan Medical Check Up
Acara dihadiri oleh Direktur Utama PT Tiran Indonesia Rahman Arif, Direktur PT Tiran Indonesia Andi Djamaluddin Arsyad dan tim dokter PT Tiran Indonesia, Kabid Dokkes Polda Sultra Kombes Pol Dr dr Ignatius Hendra A SPKG, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Kompol dr Adhika Nur Syamsul Arifin SPot MARC FICS.
Kabid Dokkes Polda Sultra Kombes Pol Dr dr Ignatius Hendra A SPKG menyatakan, kerjasama ini sebagai bukti komitmen Kepolisian dalam memberikan pelayanan profesional kepada seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya, kalangan buruh atau karyawan.
“Kita berharap, kerjasama pelayanan kesehatan ini mampu memberikan pelayanan responsif terhadap kalangan pekerja, sehingga hak kesehatan bagi semua lapisan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Kombes Pol Ignatius Hendra.
Kata Ignatius Hendra, pihak RS Bhayangkara akan mengedepankan pelayanan kepada karyawan dengan pendekatan promotif, prefentif dan proaktif.
Ignatius Hendra menjelaskan, pelayana. promotif yakni berusaha memaksimalkan pelayanan melalui sosialisasi dan penyuluhan
Kemudian, preventif, personil atau karyawan diperiksa kesehatan secara berkala. Baik secara rutin Maupun dalam jangka waktu tertentu.
“Proaktif, Hasil dari pemeriksaan mana yang sakit akan ditindaklanjuti dengan pengobatan di rumah sakit, akan dirujuk secepatnya,” ujar Kombes Pol Ignatius Hendra.
Setelah MoU, acara dirangkaikan dengan pemberian plakat. Pihak PT Tiran Indonesia Group dan RS Bhayangkara saling memberikan plakat kerjasama. Upaya ini menjadi simbol memperkuat komitmen kerjasama jangka panjang kedepannya.


