Partai Golongan Karya Provinsi Sulawesi Tenggara berbagi santunan ke panti asuhan di Kota Kendari, Jumat (5/12/2025). Pengurus menyasar dua panti asuhan, Al Mukhlis Lepo-lepo dan Shabri di Kemaraya.
Aksi sosial ini dalam rangka penutupan HUT ke-61 Partai Golongan Karya. Acara yang terpusat di Jakarta, diikuti pengurus DPD se-Indonesia secara daring di daerah masing-masing.
Kegiatan bertema “Merajut Kebersamaan, Membangun Indonesia Maju”. Dengan agenda utama doa untuk bangsa, pengurus mendatangkan anak anak panti di Sekretariat Partai Golkar Sulawesi Tenggara.
Ketua DPD Golkar Sultra La Ode Darwin menyerahkan langsung santunan kepada perwakilan masing-masing panti. Tidak ketinggalan, Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Sultra Rhika Purwaningsi Darwin, serta Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Sultra Herry Asiku.
Sekitar 100 anak panti yang turut hadir dalam acara atas undangan Partai Golkar Sultra, ikut menyaksikan langsung pemberian santunan.
Darwin menyampaikan, rangkaian HUT Golkar selalu diupayakan tidak hanya menjadi seremoni internal partai, tetapi juga momentum untuk membawa manfaat kepada masyarakat.
“Golkar lahir dari semangat pengabdian. Karena itu pada setiap perayaan ulang tahun, kami ingin memastikan kehadiran partai memberi nilai bagi sesama, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ujarnya.
Doa bersama juga menjadi bagian penting pada malam puncak tersebut. Ini sebagai bentuk kepedulian Partai Golkar terhadap musibah yang menimpah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Darwin menambahkan, agenda sosial akan terus diperkuat sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan Golkar.
“Anak-anak di panti asuhan adalah amanah kita semua. Kami ingin memastikan mereka merasakan kehangatan dan dukungan melalui program-program berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Darwin mengatakan, dirinya akan mendorong seluruh DPD II Partai Golkar agar menghidupkan kegiatan keagamaan, seperti zikir dan doa bersama.
“Hal ini kita lakukan untuk memanjatkan harapan kemajuan bangsa, kesejahteraan masyarakat, serta kelancaran pembangunan di Sulawesi Tenggara,” tuntas Darwin. (*)


