Sebuah video yang memperlihatkan keributan massal di kawasan pertambangan mendadak viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi di area PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak situasi di lokasi sangat mencekam. Keributan terjadi di tengah lokasi perusahaan, dikelilingi mobil-mobil truk dan alat berat pertambangan.
Puluhan orang berkumpul di area lapangan terbuka, terlibat ketegangan. Beberapa pria, terlihat saling mengacungkan parang, siap berduel.
Beberapa diantaranya, melerai agar tidak terjadi kontak fisik. Tampak dalam video, seorang pria berbaju singlet abu-abu dan pria berjaket hitam, berusaha menghalau dua kelompok yang nyaris adu senjata tajam.
Sebelumnya, beberapa orang di antaranya terlihat mengacungkan senjata tajam jenis parang secara agresif ke arah sebuah mobil pick up putih dan kelompok di sekitarnya.
Situasi di lapangan sempat memanas dan nyaris berujung pada bentrokan berdarah. Kondisi ini, dinilai membahayakan keselamatan warga serta pekerja di lokasi tersebut.
Hingga saat ini, motif maupun penyebab pasti dari keributan tersebut belum diketahui. Pihak berwenang belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap serta identitas kelompok yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kapolres Kolaka, AKBP Yudha W Nugraha, saat dikonfirmasi oleh awak media pada Senin (22/6/2026) malam hingga Selasa (23/6/2026) pagi, terkait video viral ini, belum memberikan tanggapan. Begitupun Kasat Reskrim AKP Fernando, juga memilih tidak membalas pesan wartawan saat dihubungi berkali-kali via chat dan telepon.
Upaya pencarian informasi dan klarifikasi lebih lanjut masih terus dilakukan kepada pihak kepolisian, manajemen PT IPIP, serta saksi-saksi di lokasi guna mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa ini.


