Seorang perempuan bernama Ariffah Isna Amalia (25) mengaku dipukuli sang suami hingga babak belur di dalam rumah mereka, Sabtu (10/1/2026). Dia mengaku mendapatkan kekerasan fisik usai sang suami bernaama Yuda (26), tepergok membawa masuk ke wanita lain ke dalam kamar yang biasa ia gunakan untuk tidur bersama sang suami.
Arrifah menceritakan, kejadian bermula ketika ia mendatangi rumah yang sebelumnya ia tinggali bersama suaminya. Saat itu, ia bermaksud mengambil pakaian miliknya. Aksi tersebut, ia rekam menggunakan kamera handphone miliknya.
Setibanya di lokasi, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci. Ia beberapa kali mengetuk pintu namun tidak mendapat respons, sehingga ia masuk ke dalam rumah melalui jendela di dapur.
Korban kemudian menuju kamar untuk mengambil pakaiannya. Namun, pintu kamar juga terkunci. Setelah mengetuk, pintu dibuka oleh suaminya. Korban masuk ke dalam kamar, tetapi merasa curiga karena pintu kamar mandi tertutup dari dalam. Kecurigaan tersebut memicu pertengkaran antara korban dan suaminya.
Menurut keterangan korban, ia mencoba mendobrak pintu kamar mandi, suaminya justru marah dan mulai melakukan kekerasan fisik. Korban mengaku diangkat, dicakar, dibanting, dan diseret ke luar kamar.
Dalam situasi terancam dan ketakutan, korban terpaksa mengalah. Ia berjanji kepada Yuda akan meninggalkan rumah tersebut.
Namun, belum menyerah sampai disitu, ia bersiasat supaya menuntaskan rasa penasarannya.
Maka, saat itu ia meminta suaminya mengambilkan sandal. Kata dia, barang tersebut berada di jendela bagian dapur rumah, tempat ia masuk.
“Saat suamiku pergi ambil sandal, saya lari masuk kamar tidur dan kunci pintu dari dalam, kemudian dobrak kamar mandi, disitu saya ketemu perempuan bernama Sofia di dalam kamar mandi,” ujar Arrifah.
Lanjut Arrifah, dia sudah mencurigai suaminya punya hubungan dengan wanita tersebut. Namun, belum memiliki bukti kuat.
“Itu perempuan selingkuhan suami saya, bekerja di salah satu tempat hiburan malam di Kota Kendari. Saya sudah pernah mengingatkan sebelumnya agar tidak mendekati suami saya, tetapi masih berani bahkan datang ke rumah saya,” katanya, Minggu (11/1/2026).
Yuda Marah Besar
Mengetahui wanitanya terdesak di dalam kamar mandi oleh sang istri, Yuda melampiaskan kemarahannya kepada Arrifah.
Yuda kemudian berupaya masuk ke kamar. Namun, karena pintu terkunci, Yuda mendobrak pintu hingga rusak.
Akibatnya, korban kembali dianiaya dan diseret keluar kamar oleh suami. Teriakan korban yang meminta pertolongan pun mengundang perhatian warga sekitar. Meski demikian, warga ragu-ragu memberikan pertolongan karena itu adalah urusan rumah tangga.
“Ada bapak-bapak yang lihat kita bertengkar tapi itu tetanggaku dia kebingungan juga,” paparnya.
Selanjutnya, Yuda sang suami dan wanita bernama Sofia, meninggalkan lokasi itu. Mereka menggunakan mobil meninggalkan Ariffah sendirian.
Namun, Ariffah sempat mengejar dan bergantung pada pegangan pintu kendaraan, tetapi ia takut jatuh dan terseret hingga memilih melepaskan diri.
“Saya sempat bergantung di pintu mobil. Saya mau menahan mereka, tetapi tidak sanggup, saya takut juga, makanya saya lepas,” ungkapnya.
Arrifah Melapor ke Polisi
Akibat kejadian tersebut, Arrifah merasa diri sebagai korban, mengalami luka fisik dan trauma. Ia kemudian melaporkan suaminya dan perempuan tersebut ke Polda Sultra. Mereka dilaporkan atas dugaan KDRT dan perzinahan.
Selain itu, korban juga memastikan akan mengajukan gugatan cerai.
“Saya sudah melapor ke Polda Sultra dan saat ini juga sedang mengurus gugatan cerai,” pungkasnya.
Wow, Ternyata Bukan Sofia!
Dikonfirmasi terpisah, Yuda membantah meng-KDRT istrinya. Dia juga mengelak telah membawa Sofia dalam rumah.
Meski demikian, ia membenarkan jika telah membawa perempuan lain yang bernama Anggeline.
“Tidak membawa Sofia dan tidak melakukan KDRT. Dia cuman menduga saja itu,” tuturnya, Minggu (11/1).
Sementara itu, Sofia saat dikonfirmasi, hingga kini belum memberikan keterangan resmi.
Dalam video viral penggerebekan sang istri, terlihat di dalam kamar mereka ada beberapa buah kondom ukuran jumbo, test pack kehamilan, serta kondisi kamar tidur mereka yang berantakan.
Dalam video tersebut, kondom-kondom berserakan diatas meja rias. Sebuah diantaranya, berada dibawah meja.
Setelah itu, dia juga menemukan seprei dan kasur yang masih basah. Ia menduga, baru saja digunakan untuk hubungan intim.
Sang istri, dalam video tersebut sempat heran dengan keberadaan alat kontrasepsi yang terdapat di dalam kamar. Ia juga mencurigai, kamarnya juga baru dipakai untuk ‘nyabu’.
Alasannya, ada beberapa buah korek gas lighter yang biasa digunakan oleh pengguna sabu-sabu. Kasus istri gerebek suami di kendari, viral di media sosial.


