Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Pakuan Bogor guna memperkuat implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Langkah progresif ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, bersama Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. Pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., bertempat di Kampus Universitas Pakuan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/6/2026).
Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani mengungkapkan, keputusan untuk bermitra dengan Universitas Pakuan didasari oleh rekam jejak mumpuni kampus tersebut di kancah nasional. Universitas Pakuan saat ini berstatus sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Indonesia dengan raihan akreditasi ‘Unggul’, serta bertengger di jajaran 20 besar PTS terbaik nasional dan peringkat 61 universitas terbaik secara umum di Indonesia.
“Tentu capaian ini menjadi pengalaman berharga yang perlu kami pelajari. Kerja sama dengan perguruan tinggi swasta yang mempunyai akreditasi Unggul perlu dilakukan untuk menggali pengalaman mereka dalam meraih predikat tersebut,” ujar Prof. Jamhir dalam keterangan resminya.
Prof. Jamhir menambahkan, kolaborasi ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan instrumen penting bagi Unsultra untuk mengadopsi tata kelola institusi yang efektif. Pihaknya berkomitmen untuk mendalami strategi Universitas Pakuan, terutama dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan iklim penelitian demi mendongkrak status akreditasi kampus ke tingkat tertinggi.
“Melalui MoU ini, kami berharap akan lahir berbagai program nyata, mulai dari penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar akademik, hingga pengembangan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengalaman Universitas Pakuan dapat menjadi referensi bagi Unsultra dalam meningkatkan kualitas institusi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Gayung bersambut, Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. Pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., menyambut hangat kedatangan jajaran delegasi Unsultra. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk segera menindaklanjuti kesepakatan payung ini ke dalam program-program konkret yang dapat memajukan kedua belah pihak.
Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan langsung oleh jajaran elit Yayasan Unsultra, antara lain Ketua Pembina Yayasan Dr. H. Nur Alam, Ketua Pengawas Yayasan H. Saemu Alwi, Anggota Pengawas Muhammad Nasir Andi Baso, serta Bendahara Yayasan Muhammad Kasim Pagala.
Ketua Pembina Yayasan Unsultra, Dr. H. Nur Alam, memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya kemitraan ini. Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara dua periode tersebut menilai bahwa membangun jaringan dengan kampus bereputasi nasional merupakan lompatan taktis yang dibutuhkan Unsultra.
“Kemitraan dengan perguruan tinggi yang telah memiliki reputasi dan prestasi nasional merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan Unsultra menuju perguruan tinggi yang semakin maju dan berdaya saing,” tegas Nur Alam.
Melalui nota kesepahaman ini, kedua universitas berkomitmen mengesampingkan jarak geografis demi bersinergi mencetak sumber daya manusia yang inovatif dan kompetitif, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem pendidikan tinggi


