Puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terpaksa dilarikan ke Puskesmas Angata pada Rabu (14/10/2026). Bukan itu saja, puluhan siswa Sekolah Dasar lainnya, juga keracunan MBG dan ikut dilarikan ke rumah sakit.
Para siswa tersebut mendadak mengeluhkan sakit perut hingga mual usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video yang beredar, sejumlah siswa pingsan usai kesakitan dan menangis histeris karena tak mampu menahan sakit di puskesmas.
Kepala SMAN 10 Konsel, Liy, membenarkan insiden yang menimpa sejumlah anak didiknya tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.
“Iya benar,” ujar Liy, Rabu (14/10/2026).
Liy menjelaskan, berdasarkan informasi dari para siswa yang menjadi korban, gejala awal mulai dirasakan beberapa saat setelah mereka menyantap menu program MBG pada Selasa (13/10/2026) sore hingga malam. Kondisi para siswa dilaporkan memburuk hingga puncaknya harus mendapatkan perawatan medis pada Rabu pagi.
“Informasinya, setelah menyantap MBG kemarin para siswa mulai merasakan sakit perut dan mual, puncaknya hari ini,” tuturnya.
Tak hanya menyasar pelajar tingkat SMA, dugaan keracunan makanan ini juga menimpa sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat. Banyaknya korban yang berdatangan membuat fasilitas kesehatan setempat kewalahan.
“Bukan hanya anak SMA, anak SD juga banyak yang masuk. Sekarang sudah full ini Puskesmas,” jelas Liy.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konsel, pihak dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), maupun pemilik yayasan penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.


