Tim Softball Putri Lakidende Kendari meraih juara II di Turnamen Softball Terbuka Makassar, 11-17 Oktober 2025. Tim asuhan Perbasasi Sulawesi Tenggara ini, kalah tipis dari tim asal Universitas Filipina dengan skor 0-1 pada laga Final yang digelar Jumat (17/10/2025).
Selain Lakidende, ada empat tim kategori putri yang ikut bertanding. Keempatnya yakni, tim tamu New Zealand (Selandia Baru), Universitas Filipina, tim Indonesia Merah dan Indonesia Putih.
Diketahui, Tim Lakidende Kendari menurunkan pemain andalan. Diantaranya, Nabila Safitri, Sisi Aprilia Sofian (pitcher), Salsabila, Aulia Putri (pitcher) dan Sinta.
Selain mereka, ada lima pemain asal Jepang dan Filipina yang ikut memperkuat Lakidende. Mereka berasal dari klub dan universitas di Jepang.
Dalam pertandingan yang Berlangsung selama 7 babak (inning), adu skill kedua tim nampak terlihat imbang. Namun, pada pertengahan inning, Filipina berhasil mencuri keunggulan dengan melakukan hit yang berbuah satu poin.
Hasil evaluasi pertandingan, Kekalahan tim Lakidende salah satunya dipengaruhi oleh Pitcher asal Jepang yang mengalami cidera pergelangan tangan. Sebelum pertandingan selesai, ia terpaksa ditandu keluar lapangan karena tak mampu melanjutkan pertandingan.
Hal ini diungkapkan pelatih Lakidende Ripuji. Kata dia, keunggulan lawan juga mesti diakui karena Filipina menjadi tim Softball paling tangguh di Asia Tenggara.
Ia menambahkan, keterlibatan sejumlah pemain asing bertujuan memperkuat mental atlet Sultra. Selain itu, mereka diharapkan mampu menjadi pelajaran penting bagi atlet lokal agar terpacu meningkatkan kemampuan diatas rata-rata.
“Manfaatnya, ketika ada event lain dengan level serupa, mereka bisa berkembang karena sudah banyak belajar dari event event sebelumnya,” ujar Ripuji.
Ia menambahkan, salah satu alasan keberhasilan tim Lakidende pada sejumlah turnamen nasional, karena banyak belajar dari pemain asing. Saat ini, kata Ripuji, tim putri Lakidende menjadi paling disegani di level Indonesia.
“Kita berharap, Pemprov Sultra melalui KONI bisa terus memaksimalkan dukungan, kedepan kami akan menghadapi kejurnas Junior U-19, mudah-mudahan dengan dukungan intensif dari Perbasasi dan KONI Sultra, hasilnya lebih maksimal,” ujar Ripuji.
Ketua Pengprov Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra Pahri Yamsul mengatakan, tim Lakidende Kendari sudah bertanding sangat maksimal.
“Saya melihat, atlet kami sudah maksimal. Mereka turun dengan fisik dan skill yang sudah melalui persiapan maksimal, namun kami mengakui keunggulan tim lawan,” kata Pahri.
Prestasi ini, menurut Pahri, merupakan prestasi awal bagi Perbasasi dan pengurus KONI Sultra yang baru dilantik.
“Kami bersyukur, tim Lakidende ikut menyumbang prestasi bagi Sultra pada ajang kejuaraan softball,” ujar Pahri Yamsul.
Kata dia, pihaknya akan membuat laporan ke KONI Sultra terkait prestasi yang diraih tim Lakidende. Sehingga, menjadi bahan evaluasi yang mesti diperhatikan bersama kedepannya oleh KONI Sulawesi Tenggara dan pengurus Perbasasi.
“Mudah mudahan ini langkah awal yang baik bagi Perbasasi dan KONI Sultra, kami yakin dengan pembinaan prestasi yang maksimal, hasilnya pasti juga akan baik,” kata Pahri.
Diketahui, Tim Lakidende Kendari merupakan lumbung atlet softball Sulawesi Tenggara. Selain Makassar Open, Lakidende juga merajai event nasional lainnya.
Atlet jebolan Lakidende, sejak awal 90 an hingga PON XXI Aceh – Sumut, kerap membela Provinsi Sulawesi Tenggara di ajang nasional.
Sejak PON XIX Jawa Barat, cabang olahraga Softball Sulawesi Tenggara berhasil merebut medali emas kategori putra. Pada babak final, tim Sultra berhasil mengalahkan Jawa Timur.
Pada PON XX Papua, tim putri merebut medali perak. Mereka takluk dari tim tuan rumah Papua.
Pada PON XXI Aceh-Sumut, tim putri Sulawesi Tenggara meraih medali emas, mengalahkan tim Papua. Sedangkan tim putra, merebut medali perunggu.


