DPC PKB Buton Utara (Butur) terus memaksimalkan penguatan ideologi kader di wilayah penghasil beras Wakawondu itu.
Dalam agenda Pendidikan Kader Loyalis yang digelar, Rabu (4/2/2026), seluruh peserta menyatakan komitmen penuh memenangkan dan membesarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua DPC PKB Buton Utara, Rahman menegaskan, militansi kader menentukan pergerakan partai ke depan. Menurutnya, melalui pendidikan ini membekali para kader pemahaman mendalam tentang visi perjuangan partai.
“Seluruh peserta pendidikan kader loyalis sudah menyatakan kesiapan. Kami siap merapatkan barisan dan bergerak bersama untuk membesarkan PKB di Buton Utara hingga ke akar rumput,” ujar Rahman optimis.
Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani, diketahui ikut hadir menyaksikan serta memberikan pengarahan.
Pria asal Kelurahan Mangga Kuning Kabupaten Muna ini, menekankan pentingnya konsistensi kader dalam mengimplementasikan “Politik Kehadiran”.
Jaelani yang kini duduk sebagai anggota Komisi IV DPR RI ini menekankan, kader PKB tidak boleh hanya muncul saat momentum kontestasi politik saja, melainkan harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat sehari-hari.
“Kader harus terus konsisten dalam menggalakkan politik kehadiran di tengah masyarakat. Kita harus ada di saat rakyat membutuhkan, bukan hanya saat butuh suara,” tegas Jaelani.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bang Jay ini menjelaskan bahwa politik kehadiran merupakan instrumen utama untuk membangun kepercayaan publik. Menurutnya, dengan hadir secara fisik maupun melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat, PKB akan tetap relevan dan dicintai oleh konstituen.
“Sebab, politik kehadiran merupakan wujud nyata dari pengabdian partai. Ketika kita hadir dan memberikan manfaat langsung, maka secara otomatis kejayaan partai akan mengikuti sebagai bentuk apresiasi dari masyarakat,” katanya.


