Otoritas Jasa Keuangan OJK Sulawesi Tenggara, mencatat Program Kredit Melawan Rentenir memperlihatkan hasil yang memuaskan. Dalam rilsinya, Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha mengatakan, pada triwulan III 2025, OJK sudah mencatatkan hasil menggembirakan.
Tercatat, OJK sudah melakukan layanan edukasi dan penyelamatan sebanyak 2.954 debitur dari jerat rentenir. Total kalkulasi aset sekitar Rp 80.15 miliar.
Data OJK, mayoritas mereka adalah UMKM Sulawesi Tenggara. Jumlah sebanyak ini menurut OJK, sekitar 3 persen dari total UMKM yang ada di Sulawesi Tenggara.
Menurut data Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, ada sebanyak 99.874 pengusaha UMKM di wilayah Sulawesi Tenggara. Mereka tersebar di 17 kabupaten dan kota. Mayoritas mereka, merupakan pengusaha dengan modal diatas Rp 10 juta-Rp 50 Juta.
Keberhasilan OJK Pusat di Program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR) telah menyalurkan Rp 46,71 triliun kepada lebih dari 1,7 juta debitur di seluruh Indonesia hingga Oktober 2025.
Program ini merupakan salah satu inisiatif yang digagas oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperluas akses keuangan masyarakat dan membantu masyarakat lepas dari jeratan rentenir.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut bahwa TPAKD telah menjadi penggerak motor keuangan daerah.
“Ini adalah program nyata yang diusung oleh TPAKD bersama Bapak Ibu semua kepala daerah bagaimana menjauhkan masyarakat dari rentenir ini,” kata Friderica saat sambutan Rakornas TPAKD di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10).


