Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi panggung bagi strategi bisnis PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra.
Melalui program undian berhadiah Banggona Hoki (Banghoki), bank daerah ini tidak hanya menawarkan kemeriahan hadiah, tetapi juga mencatat pertumbuhan signifikan dana nasabah.
Puncak penarikan undian digelar di pelataran Tugu Eks MTQ Kendari, Sabtu malam, 25 April 2026. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian “Harmoni Sultra”, yang oleh manajemen Bank Sultra dimanfaatkan sebagai momentum efisiensi sekaligus promosi.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut integrasi kegiatan undian dengan perayaan HUT Sultra sebagai langkah strategis di tengah tekanan efisiensi.
“Puncak acara ini sangat istimewa karena dirangkaikan dengan Harmoni Sultra. Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur karena integrasi ini memungkinkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kemeriahan,” jelasnya.
Menurut dia, program Banghoki menunjukkan dampak langsung terhadap kinerja bank. Selama periode Juli hingga Desember 2025, jumlah rekening peserta undian meningkat 48 persen. Sementara itu, nominal dana yang terhimpun melonjak 58 persen hingga mencapai Rp1,2 triliun.
“Pertumbuhan dana murah ini sangat signifikan. Tidak menutup kemungkinan program Banghoki akan kami lanjutkan pada 2026 untuk menjaga loyalitas nasabah sekaligus menarik nasabah baru,” ungkapnya.
Perlu diketahui kata Andri Permana, program ini menawarkan beragam hadiah, mulai dari dua unit mobil, sepeda motor, emas batangan, hingga perangkat elektronik rumah tangga. Sebelum pengundian puncak, panitia telah lebih dulu menarik 880 hadiah lainnya pada 24 April 2026.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, sebagai pemegang saham pengendali Bank Sultra, menilai langkah tersebut sebagai bagian dari strategi yang berdampak bagi daerah.
“Ini contoh efisiensi yang cerdas. Bank Sultra punya peran vital karena 57 persen labanya kembali ke daerah sebagai PAD. Dana itu dipakai untuk membiayai pembangunan,” paparnya.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat sebagai nasabah secara tidak langsung berkontribusi pada pembangunan daerah.
“Ketika masyarakat menyimpan dananya di Bank Sultra, itu artinya ikut membangun Sultra,” tandasnya.
Untuk diketahui, Program Banghoki sendiri berlangsung sejak 1 Juli hingga 31 Desember 2025, menyasar nasabah individu pemilik rekening Simpeda yang mengaktifkan layanan mobile banking. Dengan syarat saldo minimum Rp1 juta, program ini dirancang untuk mendorong peningkatan dana murah.


