Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Ode Darwin, terus berupaya berkonsolidasi mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Mubar.
Terbaru, La Ode Darwin, menemui Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) RI, Laksamana TNI (Purn) Dr Didit Herdiawan Ashaf, dalam sebuah audiensi di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Pada kesempatan ini, La Ode Darwin tidak datang sendiri, namun bersama sejumlah kepala dinas, ketua dan anggota DPRD Muna Barat.
Dalam pertemuan tersebut, La Ode Darwin menyampaikan sejumlah proposal usulan program strategis untuk mengoptimalkan potensi kelautan daerah yang melimpah. Fokus utama usulan mencakup pengembangan modelling dan replikasi tambak udang terintegrasi modern di Desa Lasama (Kecamatan Tiworo Kepulauan) dan Desa Tondasi (Kecamatan Tiworo Utara).
Selain tambak udang, Pemkab Mubar mengusulkan budidaya ikan air tawar tematik berbasis teknologi kolam beton otomatis yang mampu menampung hingga 60.000 benih per instalasi, bantuan kapal tangkap modern bagi nelayan, hingga penambahan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
“Kami melihat ada kesesuaian antara program pemerintah pusat dengan visi pembangunan Kabupaten Muna Barat. Kami berharap usulan yang disajikan dapat dipertimbangkan dan direalisasikan,” kata La Ode Darwin.
Mengenai program KNMP, saat ini telah berjalan di lima lokasi—Desa Lasama, Bangko, Tondasi, Latawe, dan Tanjung Pinang—dengan total anggaran mencapai Rp23 miliar. Guna memperluas dampak positif bagi masyarakat pesisir, Pemkab Mubar kembali mengusulkan penambahan tujuh titik KNMP untuk tahun 2027, yaitu di Pulau Gala, Pulau Pasipadangan, Pulau Maginti, Desa Tondasi, Pulau Katela, Pulau Tasipi, dan Pulau Tiga.
Menanggapi usulan tersebut, Wamen KKP Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf mengapresiasi langkah cepat Pemkab Mubar. Didit memastikan KKP akan memprioritaskan usulan tersebut, selama Pemkab segera melengkapi data teknis dan proposal pendukung.
Secara emosional, Didit juga mengenang pengalamannya saat bertugas sebagai perwira muda TNI AL pada tahun 1984 yang pernah singgah dan menyelam di Pulau Mutiara (Kajuangin), Muna Barat.
“Tahun 1984 saya pernah ke sana. Jadi sama saja saya pulang kampung kalau di sana. Insya Allah kita akan bantu, yang penting dilengkapi data teknis dan proposalnya,” ujar Didit.
Untuk menunjukkan komitmen serius, Bupati La Ode Darwin memboyong jajaran pejabat penting Mubar, antara lain Sekda Ibrahim Rasimu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sukarti Lykra, Kepala BKAD Al Imran, Sekretaris Bappeda Surachman, serta Kabag Prokopim LM Syawal.
Audiensi ini juga didukung penuh oleh pimpinan dan anggota DPRD Muna Barat yang turut hadir, yakni Wakil Ketua I DPRD La Ode Aca, Wakil Ketua II DPRD La Ode Amin, serta anggota DPRD Supu Alimin, La Swandi, Agung Darma, La Ode Harlan Sadia, La Insafu, Wa Mina, dan Hasmiati.


