Sebuah video viral di tiktok, seorang penumpang di Bandara Halu Oleo Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, mengeluh taksi online tidak ada di Bandara Halu Oleo Kendari. Video berdurasi 41 detik itu, diposting akun milop.dessert, salah satu food Influencer yang memiliki 937 ribu pengikut.
Dalam video, seorang penumpang mempertanyakan akses layanan transportasi online Grab di Bandara Halu Oleo, tidak ada. Saat membuka aplikasi, dia tidak menemukan adanya layanan angkutan taksi online yang ia maksud.
Sehingga, dalam video beredar, wanita tersebut mempertanyakan apakah hanya Kendari yang tidak memiliki taksi online atau seluruh Kendari.
Dia lalu mempertanyakan soal tarif angkutan dari Bandara menuju ke hotel tempatnya menginap di Kota Kendari. Dia mengungkapkan, dia memesan angkutan selain taksi online dengan harga awal Rp 180.000. Namun, setelah negosiasi harga turun menjadi Rp 150.
“Jadi aku dari sini ke hotel dari Rp180 ribu, nego Rp150 ribu, mahal gak neh?,” ujar perempuan tersebut dalam video.
Sebelumnya, dia sempat mengecek melalui rekannya. Ternyata, hanya di Bandara saja ia tak bisa menemukan layanan taksi online.
Hingga Minggu (18/1/2026) malam, postingan ini sudah mendapatkan 4,9 ribu like, 421 Komentar dan 421 kali dibagikan.
Terkait hal ini, Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah mengatakan, pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan berada di bawah kewenangan pihak bandara.
“Terkait pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab, itu bukan kewenangan pihak Bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” kata Nurlansyah saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Sabtu, (17/1/ 2026).
Saat pihak Lanud dikonfirmasi wartawan terkait taksi online di bandara Halu Oleo Kendari, Kepala Penerangan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Kapentak) Lanud Halu Oleo Yusuf menjelaskan dirinya sedang berada di luar kota.
Namun, saat wawancara dilakukan via telepon, Yusuf mengatakan, penumpang yang ada di Bandara Halu Oleo masih saja memesan taksi online.
“Sory sory, Lagi di Jakarta ini, mau menuju ke mess. Nanti saya telpon. Itu kan, nggak tau orang orang itu? Kalau di Bandara itu gak boleh grab grab masuk, masih aja mesan grab. Kan bodoh namanya itu.. sudah ada aturannya,” ujar Yusuf, Sabtu (17/1/2026).
Dia mengatakan, taksi online tidak sembarang masuk di area bandara. Kata dia, sudah ada kerjasama pihak Bandara dengan salah satu perusahaan taksi. Dia menyebut salah satu perusahaan taksi.
Pihak bandara, kata dia, memberikan izin resmi bagi perusahaan taksi yang akan masuk di bandara. Kata dia, Grab tidak bisa masuk ke bandara, karena sudah ada aturan yang membatasi itu.
“Orang orang itu kalau dikasih tau kan ngeyel .. belum ada kerjasamanya (grab),” ujar Yusuf.
Diketahui, pemilik akun yang memosting kondisi taksi online langka di bandara Halu oleo Kendari, merupakan salah seorang pendatang di Kota Kendari. Dia datang ke Kendari dalam rangka membuka gerai makanan dan berjualan pada salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kendari beberapa hari lalu.


