Silaturahmi Warga Jawa Timur, Gubernur Khofifah Kerjasama Sektor Strategis di Sulawesi Tenggara

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir di Kota Sulawesi Tenggara, Selasa (18/11/2025). Kehadiran gubernur 2 periode yang sudah menjabat sejak 2019 ini, dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat Sulawesi Tenggara asal Jawa Timur.

Salah satu tujuannya, memperkuat jaringan pasar Jawa Timur-Sulawesi Tenggara. Terutama terkait penguatan jalur transportasi pangan dan kerjasama distribusi pangan antar daerah.

Khofifah tidak hadir sendiri. Saat datang ke Lokasi Acara di salah satu hotel di Kota Kendari, ia ditemani Wakil Walikota Kendari Sudirman dan Kepala Kesbangpol Sultra Adrian Nursalam. Turut hadir Dansat Brimob Polda Sulawesi Tenggara dan Karo Pers Lanud Halu Oleo Kendari.

Dalam lawatannya ke Kota Kendari, Khofifah hadir bersama sejumlah kepala dinas, pengusaha, petani serta peternak sukses asal Jawa Timur.

Diantaranya, Kepala Dinas Perindag Jawa Timur Dr Iwan SU MM, Kepala Dinas Koperasi Jawa Timur Endi Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Peternakan Dr ir Indyah Aryani MM dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Heru Suseno MT.

Tak Goyah Hadapi Warga Pro dan Kontra, Dir Tipidter Bareskrim Bekukan IUP PT WIN di Pemukiman Torobulu

Selain itu, turut hadir puluhan pengusaha, BUMD, Bank Daerah Jawa Timur bidang pertanian dan peternakan, kelompok petani-peternak sukses serta badan usaha unggulan dari propinsi yang berpenduduk 42 juta jiwa itu.

Kunjungan Khofifah juga dirangkai dengan silaturahmi bersama pengurus Kadin Sulawesi Tenggara. Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU Periode 2025-2030 ini, juga mengunjungi pengurus Muslimat NU Sulawesi Tenggara.

Ketua Panitia Forum Silaturahmi Masyarakat Jawa Timur Sulawesi Tenggara Zainal Mustafa mengatakan, kehadiran Gubernur Khofifah Indar Parawansa diharapkan menjadi semangat baru bagi warga Jatim di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap beliau bisa membawa pesan positif dan inspiratif, mampu memberikan motivasi bagi keluarga besar Jawa Timur di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Kepala Kesbangpol Sultra Andrian Nursalam mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumange menyatakan, silaturahmi antara pemerintah, BUMD serta kalangan pejuang ekonomi Jawa Timur dengan masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan bisa lebih mempererat hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan sangat baik.

Sengketa Lahan Senapati Land Kendari Meruncing, Pengembang Siap Tempuh Jalur Litigasi

Adrian Nursalam juga menyampaikan permohonan maaf, Gubernur Sultra tidak dapat hadir.

“Masyarakat dan Pemerintah Sulawesi Tenggara berharap, dengan semua kerjasama yang sudah terjalin, masyarakat Jatim bisa memiliki berkontribusi yang lebih baik lagi bagi Sultra,” kata Adrian.

Dia memaparkan, di Sultra ada empat suku besar. Keempatnya, Tolaki, Muna, Buton dan Moronene. Dia bersyukur, wilayah Sultra aman.

“Juga ada 400 paguyuban dari seluruh Nusantara di wilayah Sultra yang setiap saat bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

 

Indar Parawansa menyatakan, Rabu (19/11/2025) Pemprov Jatim bersama pemerintah Sulawesi Tenggara akan menggelar diskusi dalam rangka misi dagang.

Kata Khofifah, diskusi dengan pemerintah Sultra akan fokus pada beberapa faktor utama. Diantaranya, menyangkut program-program utama pemerintah Sulawesi Tenggara yang berhubungan dengan Program Presiden Prabowo Subianto.

Dia memaparkan, diskusi antara pemerintah Jatim dan Sultra akan fokus pada pendidikan, pertanian dan Peternakan.

“Sehingga, ada kolaborasi dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tenggara dan Jawa Timur ada kanalisasi yang terstruktur dan bersinergi yang bisa membawa kita pada tujuan yang sama, meningkatkan sektor pendidikan dan perekonomian,” kata Khofifah di Kendari.