Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali melaksanakan panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini, merupakan rangkaian panen dari areal seluas 1.474 hektare dan sudah menghasilkan jagung sebanyak 5.000 ton.
Panen kali ini berlangsung di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari. Sebelumnya, Polri menjadi salah satu lembaga yang komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional.
Lahan yang ditanami merupakan, lahan kosong yang selama ini menjadi kebun. Beberapa diantaranya, berstatus perkebunan lahan tidur yang belum memiliki tanaman jangka pendek.
Mewakili Kapolda Sultra, Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa panen raya jagung Kuartal I Tahun 2026 ini merupakan hasil penanaman yang dilakukan pada akhir tahun 2025 dan dipanen pada awal tahun 2026.
“Untuk panen raya kali ini, Polda Sultra mengelola lahan jagung seluas 5 hektare di Kelurahan Abeli Dalam,” ungkap Kombes Pol Arief Fitrianto.
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025, Polda Sultra bersama jajaran telah menggarap lahan pertanian jagung dengan total luas mencapai 1.474 hektare, dengan hasil panen sekitar 5.000 ton.
Program ketahanan pangan tersebut, kata dia, akan terus dilanjutkan dan diperkuat pada tahun 2026, sebagai bentuk sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam menjaga ketersediaan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Panen raya jagung serentak ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, tetapi juga menjadi contoh nyata peran aktif Polri dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah.
Panen raya tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H, serta para pejabat utama Polda Sultra.
Selain itu, kegiatan panen jagung di Abeli juga diikuti Kasrem 143/Halu Oleo, perwakilan Danlanal Kendari, perwakilan Danlanud Halu Oleo, perwakilan Wali Kota Kendari, Kepala Dinas Pertanian Sultra, serta Kepala Bulog Sulawesi Tenggara.


