Direktur Perusahaan Umum Daerah Ali Rahman Wahid menargetkan, kunjungan 100 ribu orang di anjungan Teluk Kendari. Hal ini disampaikan CEO Warung Makan Ratu Alam Kendari ini, Senin (12/1/2026).
Untuk mewujudkan target ini, Perumda Kendari sementara menjajaki kerjasama dengan perusahaan digital berbasis di Singapura, PT Easybook Teknologi Indonesia. Rencananya, penjajakan kerjasama terkait entrance fee (tiket masuk) hingga sektor parkiran ini bakal dimulai 2026 di anjungan Kendari.
Ali Rahman mengatakan, inisiasi kolaborasi dengan Easybook merupakan bagian dari kerja Perumda dan Pemkot untuk meningkatkan sektor pendapatan asli daerah di Kota Kendari.
“Sejauh ini Perumda baru bisa memaksimalkan pendapatan di sektor pariwisata, makanya kami berupaya meningkatkan kerjasama,” ujar Ali Rahman Wahid.
Kata Ali Rahman, selain kolaborasi sistem digital, kedepan ia berharap ada project yang lebih. Hal ini, ujungnya akan memaksimalkan PAD di anjungan teluk.
“Seperti kerjasama penambahan fasilitas wahana di anjungan, sebab menurut kami penambahan wahana bisa memaksimalkan PAD. Kami berharap ada kerjasama Pemkot dan Easybook sehingga target ini bisa tercapai,” ujar Ali Rahman.
Kata dia, hal ini beralasan. Sebab, pihak Perumda tahun 2025 lalu pernah melakukan uji coba di Teluk Kendari.
Dia menjelaskan, selama sekitar 4 bulan event digelar di anjungan, pihaknya berhasil menarik pengunjung sebanyak 20 ribu orang. Jumlah ini , menurut Ali Rahman akan lebih maksimal ketika ada penambahan wahana bermain atau spot baru di anjungan.
“Kalau ada penambahan wahana, selama setahun kami memprediksi bisa menggaet 100 ribu pengunjung, dan lokasi anjungan bisa menjadi arena titik kumpul bagi wisatawan Sultra dan luar Sultra,” ujar Ali Rahman.
Pemkot Dukung MoU Perumda-Easybook
Pemerintah Kota Kendari, melalui Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Direktur Perumda Ali Rahman Wahid, menandatangani MoU dengan PT Easybook Teknologi Indonesia, Senin (12/1/2026). Easybook merupakan salah satu raksasa bisnis penyedia sistem digital untuk transportasi darat dan laut.
Kerjasama ini, merupakan salah satu inisiasi Perumda dan Pemkot dalam meningkatkan pendapatan daerah di Teluk Kendari. Pada tahun 2026, Pemkot melalui Perumda menargetkan jumlah kunjungan sekitar 100.000 orang di anjungan Teluk Kendari.
Menggaet salah satu penyedia sistem digital terbaik di wilayah Asia Tenggara, Pemkot akan memaksimalkan sistem pencatatan digital. Sehingga, ticketing system akan lebih terstruktur dengan rapi.
Dengan tersusunnya entrance fee (tiket masuk) yang rapi, Pemkot bisa lebih maksimal dalam melakukan pencatatan secara otomatis.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengapresiasi kerjasama dengan PT Easybook. Dia juga mengungkapkan, sudah melakukan tracking terhadap rekam jejak perusahaan ini.
“Kedepan, sambil menjajaki kerjasama anjungan Teluk Kendari, kita akan menginisiasi terkait peningkatan infrastruktur pelabuhan,” ujar Siska.
Dia mengatakan, Kota Kendari memiliki satu pelabuhan yakni pelabuhan Rakyat. Aset Pemkot ini, kata Siska, merupakan salah satu aset strategis yang menjadi tanggungjawab Pemkot untuk dikembangkan maksimal.
“Harapannya, dengan kerjasama sistem digitalisasi di wilayah pelabuhan ini mampu mengurangi biaya kerja,” kata Siska.
Siska juga berharap, penjajakan kerjasama diharapkan bisa lebih. Misalnya, merambah ke bidang fisik atau infrastruktur. Siska berharap, Perumda dan Pemkot bisa bersinergi mewujudkan kerjasama ini.


