BUTON SELATAN– PT Permodalan Nasional Madani (PNM) secara resmi menghadirkan Ruang Pintar (RP) Nurul Iman di Dusun Kalukua, Desa Lontoi, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen perseroan dalam mendukung ketersediaan fasilitas pendidikan yang representatif dan merata hingga ke wilayah kepulauan terpencil.
Peresmian ruang belajar baru ini menjadi babak baru bagi 78 anak setempat yang selama ini aktif menimba ilmu di lokasi tersebut. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PNM merenovasi total infrastruktur ruang belajar guna menghadirkan atmosfer pembelajaran yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.
Sebagai wujud nyata intervensi pendidikan, PNM memfasilitasi perbaikan fisik bangunan dengan menyalurkan berbagai material renovasi mulai dari tripleks, cat dinding, kuas, hingga media peraga berupa banner edukatif. Tak hanya memoles visual ruangan, kenyamanan siswa juga ditunjang dengan pengadaan fasilitas pendingin berupa kipas angin, meja belajar khusus anak, dua unit lemari buku, serta paket alat tulis lengkap.
Guna mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi anak selama belajar, PNM turut membagikan paket pemenuhan gizi serta menyediakan perlengkapan kebersihan untuk menjaga sanitasi lingkungan belajar agar tetap higienis.

Peresmian rumah pintar PNM di Buton Selatan, mampu menampung kegiatan belajar-mengajar 78 anak di wilayah pelosok.
Proses transfer pengetahuan di Ruang Pintar Nurul Iman ini dipastikan akan berjalan berkelanjutan di bawah bimbingan Misnawati, seorang pengajar lokal yang secara konsisten dan penuh dedikasi mengawal aktivitas literasi serta pendampingan belajar bagi anak-anak di Dusun Kalukua.
Pimpinan PNM Cabang Baubau menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran vital dalam menciptakan generasi daerah yang unggul dan berdaya saing.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dalam lingkungan yang baik dan mendukung. Melalui Ruang Pintar Nurul Iman ini, PNM ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya nyaman untuk belajar, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan semangat meraih cita-cita bagi 78 anak yang menjadi bagian dari program ini,” ungkapnya.
Langkah PNM ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh dan masyarakat Desa Lontoi. Keberadaan Ruang Pintar ini dinilai memberikan dampak langsung (direct impact) dalam meningkatkan indeks literasi anak-anak di pulau tersebut, sekaligus memposisikan diri sebagai pusat pembelajaran non-formal yang sangat dibutuhkan masyarakat pesisir.
Melalui perluasan program Ruang Pintar ini, PNM kembali menegaskan bahwa pilar pemberdayaan masyarakat yang diusung perseroan tidak melulu berfokus pada pembiayaan modal finansial dan pendampingan pelaku usaha ultra mikro (UMi) saja. PNM memandang penguatan sektor pendidikan adalah investasi jangka panjang mutlak sekaligus fondasi utama dalam mencetak generasi daerah yang mandiri, unggul, dan siap merespons tantangan zaman.


