Bawaslu Sultra Raih Penghargaan Nasional Kategori Kinerja Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali memperoleh apresiasi di tingkat nasional. Dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025. Bawaslu Sultra meraih peringkat 3 kategori Peningkatan Partisipasi Masyarakat Terbaik Bawaslu Provinsi dan peringkat 4 kategori Pencegahan Terbaik Bawaslu Provinsi.

Kegiatan bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Kota Jakarta Pusat, Jum’at (20/12/2025), Foto/Humas.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Sultra, Bahari, SSi SH MP MH menyampaikan, capaian ini merupakan hasil dari konsistensi pelaksanaan fungsi pencegahan. Juga, tidak terlepas dari dukungan serta penguatan pengawasan partisipatif serta kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan.

Bahari melanjutkan, Bawaslu Sultra terus mendorong keterlibatan masyarakat melalui berbagai program partisipasi, antara lain Kampung Pengawasan, Pojok Pengawasan, serta kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

“Bawaslu Sultra juga memperkuat kerja sama kelembagaan dengan perguruan tinggi, membina Saka Adhyasta Pemilu, melibatkan kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas, serta mengoptimalkan peran alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)/P2P sebagai mitra pengawasan di daerah,“ ujar Anggota Bawaslu Sultra 2 Periode ini.

Antisipasi Musim Kemarau, Polres Konawe dan Pemkab Gelar Apel Siaga Karhutla 2026

Kata Bahari, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan untuk membangun kesadaran bersama dan meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan pemilihan di Sulawesi Tenggara.

Dia menegaskan, penghargaan ini menjadi dorongan bagi Bawaslu Sultra untuk terus memperkuat pencegahan, memperluas ruang partisipasi masyarakat, dan meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sesuai dengan tugas dan kewenangan Bawaslu.

“Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan pemilu dan pemilihan secara profesional, berintegritas, dan partisipatif dalam rangka mewujudkan demokrasi yang berkualitas,” tutup Bahari.