Kepala Taman Nasional Rawa Aopa Diganti Usai Viral Petani Protes Pohon Sawit Dalam Kawasan

Keberadaan sejumlah spot kebun sawit di dalam Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, mendapat sorotan masyarakat petani di wilayah Konawe Selatan. Pasalnya, terungkap fakta jika sejumlah spot sawit ditanam dalam kawasan.

Kemudian, warga juga membangun dan membuka jalan di dalam kawasan hutan konservasi. Diduga, sebagai persiapan pengangkutan sawit yang bakal dipanen nantinya.

Petani berdemonstrasi di depan Kantor taman nasional, sempat bersitegang dengan aparat dan sejumlah pegawai, Rabu (17/12/2025). Mereka protes, sawit dengan mudahnya diberikan izin ditanam dalam kawasan. Sedangkan petani yang meminta lahan savana (Alang-alang) untuk ditanami padi, dipersulit oleh pihak taman nasional.

Buntut dari protes masyarakat, Kepala Taman Nasional Rawa Aopa La Ode Darman dikabarkan berganti. La Ode Darman diganti posisinya dengan kepala kantor baru yang berasal dari Taman Nasional Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat.

Saat pihak TNRAW diganti, Kepala Seksi SPTN Wilayah II Aris SHut saat dikonfirmasi membenarkan informasi ini. Dia mengatakan, La Ode Darman sudah digantikan dengan pejabat baru.

Pertahankan Lahan, Kakek di Konsel Adang Ekskavator yang Dikawal Brimob Polda Sultra

“Diganti di Jakarta pak, nama penggantinya Pa Yaman,” kata Aris singkat, saat wartawan menanyakan mengenai perhantian posisi kepala taman nasional, Senin (22/12/2025).

Diketahui, sebelumnya warga yang berasal dari petani di Desa Tatangge dan Lanowulu berdemonstrasi di Kantor Taman Nasional. Mereka protes, sebab pihak taman membolehkan sawit ditanam di dalam kawasan.

Sedangkan, petani yang mau menyambung hidup dengan memanfaatkan sebagian lahan kawasan untuk menanam padi tidak dibolehkan oleh pihak taman nasional. Padahal, lahan tersebut menurut para petani hanya padang Savana yang tidak memiliki tanaman apa apa selain spesies ilalang.